PT.GHALAZ JAYA ABADI merupakan suatu anak cabang dari PT.GHALAZ SUKSES PERKASA.
PT. GHALAZ SUKSES PERKASA dikeluarkan oleh pemerintah kota Bandar Lampung badan penenaman modal dan perizinan pada tanggal 13 september 2012. Pendiri nya Ghalaz Sukses Perkasa : Wantoro Ari Prastiawan, lahir di bandar agung, 1-1-1976 beragama Islam. alamat pusat perusahan berada di Jl.P.Tritayasa gg. Merdeka no.1 Sukabumi Bandar Lampung.
PT.GHALAZ SUKSES PERKASA juga terdaftar di persatuan perusahan realestat Indonesia (DPD REI LAMPUNG). Perusahaan ini adalah calon anggota baru persatuan perusahan realestat Indonesia (REI) Propinsi Lampung, Tahun 2013 dan telah memenuhi persyaratan adminitrasi yang telah ditentukan. surat keterangan ini berlaku sejak tanggal dikeluarkan sampai dikeluarkannya surat pengesyahan keanggotaan dari DPD REI Jakarta.
PT.GHALAZ JAYA ABADI Berada di Jl. Hayam Wuruk no.319 Bumi Kedaton Bandar
Lampung .suatu perusahan cabang dari PT.GHALAZ SUKSES PERKASA yang
terdaftar legalitas jelas bergerak di bidang investasi property tanah
kavlingan ,kavlingan ruko dan perumahan.
PT.GHALAZ JAYA ABADI dipegang sebagai direktur oleh : Andi Novriansyah
PT.GHALAZ JAYA ABADI dipegang sebagai direktur oleh : Andi Novriansyah
PT.GHALAZ LAND
- Divisi Tanah Kavling
- Divisi General Affair Property & Land
- Divisi Property Comersial.
Paradigma baru di dunia property
pada hakikatnya aktifikasi ekonomi manusia hanya ada 2 macam produksi
dan komsumsi, ketika kita bekerja berarti kita sedang memproduksi
sesuatu, lalu kita menerima gaji (income), berarti kita akan
mengkomsumsi sesuatu dengan uang penghasilan kita. dan saat kita
mengkomsumsi sesuatu berarti kita menghabiskan nilai guna (untility)
atau manfaat dari barang /jasa yang kita komsumsi.
ada sebagian nilai guna (utility) atau manfaat dari barang/jasa tersebut
yang tidak kita habiskan saat ini. kita simpan untuk dikemudian hari.
menyimpan nilai guna (utility) atau manfaat uang untuk digunakan suatu saat dimasa depan itulah yang dimaksud dengan menabung (saving) untuk di investasikan.
investasi yang dapat membeli masa depan (future) dengan harga yang terus meningkat adalah property.
Alasan mengapa kita berinvestasi property.
- Property pada kenyatan terus meningkat.
- Nilai property tersebut yang tidak terpengaruh turun dengan pergolakan ekonomi yang terjadi (zero inflation effect).
- Property sebagai salah satu diinvestasi simpanan yang efektif.
- Property sebagai aset pelindung nilai dari tekanan inflasi.
- Property tidak akan menyusut nilainya.


Puluhan konsumen yang ditolak bank berbondong-bondong mendatangi kantor pengembang perumahan bersubsidi PT Ghalaz Sukses Perkasa di Ruko Nusantara No. 7-8, Jl. Pangeran Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, Bandarlampung, kemarin. Mereka merasa tertipu dengan pihak pengembang lantaran tak mau mengembalikan uang muka.
BalasHapusPihak konsumen yang hampir tiap hari mendatangi kantor pihak pengembang akan melaporkan ke polisi jika tak memberikan kepastian pengembalian uang muka yang dibayarkan pada tahun lalu.
Dari pantauan wartawan Harian Fajar Sumatera di Kantor PT Ghalaz sejjumlah konsumen langsung masuk ke kantor untuk menayakan uang muka setelah permohonan perumahan di sana ditolak bank.
“Kami ke sini sudah sering untuk minta pengembalian uang muka tapi
Hampir setahun hanya dijanjikan tarsok…tarsok…sampai sekarang masih tarsok,” kata konsumen mengenakan kemeja cokelat dipadu jins, kemarin.
Dia mengaku merasa ditipu karena uang muka yang dibayar sampai belasan juta tak juga dikembalikan meski sejak enam bulan permohonan perumahan ditolak bank. “Seharusnya penolakan permohonan oleh bank pihak pengembang langsung mengembalikan uang muka, tetapi
sampai sekarang tak ada niat baiknya. Bosnya juga menghilang,” kata lelaki yang mengajukan permohonan rumah di Perumahan Waylaga, Panjang.
Menurut dia, konsumen yang ditolak bank cukup banyak dengan besar uang muka dari Rp10 juta sampai Rp35 juta. Namun mereka mengalami kesulitan untuk mendapatkan kembali haknya.
Konsumen lainnya mengaku sudah menyetor sampai lebih dari Rp30 juta tapi sampai sekarang sama sekali tak dikembalikan. Bahkan sampai kemarin tak mendapat kepastian. “Saya akan melaporkan kepolisi karena uang saya sama sekali tak dikembalikan,” kata konsumen yang tinggal di Tanjungkarang.
Dia juga mengaku sering menanyakan ke pegawai PT Bhalaz di kantornya, tetpai jawabnya menyakitkan, uang Kas di PT. Ghalaz lagi kosong.
Korban lainnya, mengatakan alasan dari pihak PT Ghalaz rata-rata di kansel bank, sementara uang muka sudah diberikan oleh PT.Ghalaz, sampa saat tak ada kabar.
“DP sudah masuk rata rata Rp35 juta, sebelumnya ada ibu-ibu dia memberikan uang muka Rp50 juta,” terangnya, kemarin.
Dia melanjutkan, ibu-ibu yang datang sampai menggebrak meja karena merasa kesal lantaran hanya dijanjikan.
Sementara pihak PT.Ghalaz yang dikonfirmasi enggan memberikan keterangan kepada wartawan. “Direktur PT Ghalaz tidak berada di tempat,” kata pegawainya.
Untuk memastikan secara jelas, wartawan koran ini Wantoro, Direktur PT Ghalaz melalui sambungan telpon dan SMSW. Tapi tak ada tanggapan, hingga dini hari tadi. Hal serupa juga belum mendapattanggapan dari pihak Real Estate Indonesia.